Menu

Mode Gelap

Berita · 23 Jun 2026 07:08 WIB · · Artikel ini telah dibaca 0 kali

Sinergi LPP NU Magelang dan Bapeltan Jateng: Cetak Generasi Petani Baru Lewat Agri Training Camp 2026


Sinergi LPP NU Magelang dan Bapeltan Jateng: Cetak Generasi Petani Baru Lewat Agri Training Camp 2026 Perbesar

Bagikan :

MAGELANG, SUARANU.ID – Sebuah langkah sinergis tercipta di Kabupaten Magelang dalam upaya mengawal kedaulatan pangan sekaligus mencetak generasi penerus di sektor pertanian. Pengurus Cabang Lembaga Pengembangan Pertanian Nahdlatul Ulama (LPP NU) Kabupaten Magelang berkolaborasi dengan Balai Pelatihan Pertanian (Bapeltan) Provinsi Jawa Tengah menggelar program Agri Training Camp (ATC) 2026 yang resmi dibuka pada Senin (22/6/2026).

Program ATC ini merupakan salah satu program unggulan Gubernur Jawa Tengah yang bertujuan untuk mempercepat dan mengawal regenerasi petani di tingkat provinsi. Titik temu strategis ini selaras dengan komitmen LPP NU Kabupaten Magelang yang saat ini tengah gencar merancang program peningkatan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) Nahdliyin di bidang pertanian lokal.

Guna menyukseskan program tersebut, LPP NU menggandeng Rabithah Ma’ahid Islamiyah (RMI NU) Kabupaten Magelang untuk menghimpun peserta dari kalangan pesantren. Hasilnya, sebanyak 120 peserta berhasil diberangkatkan. Menariknya, seluruh peserta merupakan santri mukim yang masih menempuh pendidikan formal tingkat menengah (SMA/MA/SMK) di lingkungan pondok pesantren masing-masing.

Baca Juga  Cetak Kader Militan, PAC GP Ansor Ngablak Sukses Gelar PKD Angkatan III untuk Masa Depan NU

Kelompok usia sekolah aktif ini sengaja dibidik sebagai sasaran utama agar fondasi agribisnis dan pengenalan teknologi pertanian dapat ditanamkan sejak dini.

Para delegasi tersebut berasal dari berbagai pesantren terpadu di bawah naungan RMI NU Kabupaten Magelang. Di antaranya adalah siswa-santri SMK Syubbanul Wathon (API Asri Tegalrejo), MA Ma’arif Damarjati Kaliangkrik, MA Salafiyah Penjalinan Kajoran, serta sejumlah utusan dari Kota Magelang dan Kabupaten Purworejo. Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung intensif selama empat hari, mulai Senin (22/6/2026) hingga Kamis (25/6/2026).

Gayung Bersambut untuk Generasi Zilenial

Langkah taktis LPP NU Kabupaten Magelang yang menyodorkan barisan siswa-santri aktif ini disambut positif oleh Bapeltan. Kepala Bapeltan Provinsi Jawa Tengah, Novita Luh Widiyastuti, S.P., M.Si., yang secara resmi membuka pelatihan tersebut, memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif kolaborasi yang terjalin.

Baca Juga  MI Maarif Tejosari Ngablak Gelar Visiting Lecturer, Hadirkan Dekan FTK INISNU Temanggung

Menurut Novita, program ATC memang didesain secara khusus untuk menjawab tantangan masa depan sektor pangan melalui pendekatan yang segar dan relevan dengan anak muda.

“Kegiatan Agri Training Camp (ATC) ini kami desain sebagai langkah nyata untuk memperkenalkan dunia pertanian kepada Gen Z, sekaligus menjadi pilar penting bagi keberlanjutan regenerasi pertanian di Jawa Tengah,” ujar Novita.

Ia juga menambahkan bahwa masuknya ekosistem pesantren menjadi energi baru yang sangat potensial bagi kemajuan sektor agribisnis.

“Melalui program ini, kami ingin memberikan pengenalan dan edukasi pertanian secara komprehensif bagi para santri, namun dikemas lewat proses pembelajaran pertanian yang seru dan menyenangkan. Kami ingin mengikis stigma lama dan menunjukkan bahwa pertanian modern itu berbasis teknologi, adaptif, serta memiliki peluang ekonomi yang sangat menjanjikan bagi masa depan mereka,” imbuhnya.

Baca Juga  Perkuat Jurnalistik Daerah, NU Online Institute Gelar Pelatihan Jurnalistik Filantropi di Magelang

Membuka Cakrawala Agribisnis di Pesantren

Melalui kolaborasi ini, LPP NU Kabupaten Magelang berharap para santri dapat memperluas cakrawala berpikirnya dan tidak lagi memandang sektor pertanian dengan sebelah mata. Peningkatan kapasitas sejak bangku sekolah ini dipandang krusial agar generasi muda NU kelak mampu menguasai ketahanan pangan dari hulu hingga ke hilir menggunakan instrumen modern.

Selama empat hari pelatihan, 120 siswa-santri akan memanfaatkan seluruh fasilitas Bapeltan Provinsi Jawa Tengah. Mereka akan melihat langsung ekosistem pertanian modern, praktik pemanfaatan teknologi pertanian terkini (smart farming), hingga belajar manajemen bisnis pertanian yang mandiri.

Kolaborasi apik antara LPP NU dan Pemprov Jawa Tengah ini diharapkan mampu melahirkan pionir-pionir baru dari kalangan pesantren yang siap pulang membawa perubahan bagi sektor pertanian nasional, dengan berbekal doa para kiai serta penguasaan teknologi pertanian yang canggih.

Bagikan :
badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Padukan Wisata Edukasi dan Spiritual, NU Ranting Krincing Sukses Gelar Ziarah dan Santunan “Anak Langit” 1448 H

23 June 2026 - 07:18 WIB

Sambut Muharram 1448 H, Jam’iyyah NU Ranting Salam Santuni Yatim Piatu, Penyandang Disabilitas dan Retardasi Mental.

23 June 2026 - 07:13 WIB

Mantapkan Khidmah Organisasi, Ranting NU Candisari Gelar Upgrading Pengurus dan Banom

21 June 2026 - 18:39 WIB

Banser Satkoryon Secang Disiagakan di Berbagai Titik Amankan Kegiatan Muharam

21 June 2026 - 17:54 WIB

Muslimat dan Fatayat NU Madusari Gelar Santunan 39 Anak Yatim pada Muharam 1448 H

21 June 2026 - 17:42 WIB

LAZISNU UPZISNU NU Ranting Payaman Gelar Santunan Anak Yatim di Bulan Muharram

21 June 2026 - 17:30 WIB

Trending di Berita