Menu

Mode Gelap

Berita · 23 Jun 2026 07:18 WIB · · Artikel ini telah dibaca 1 kali

Padukan Wisata Edukasi dan Spiritual, NU Ranting Krincing Sukses Gelar Ziarah dan Santunan “Anak Langit” 1448 H


Padukan Wisata Edukasi dan Spiritual, NU Ranting Krincing Sukses Gelar Ziarah dan Santunan “Anak Langit” 1448 H Perbesar

Bagikan :

KRINCING, SUARANU.ID – Kepedulian sosial yang dibalut dengan pendekatan humanis kembali ditunjukkan oleh Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (PRNU) beserta Badan Otonom (Banom) NU Desa Krincing, Kecamatan Secang, Kabupaten Magelang. Memasuki tahun 1448 Hijriah, tradisi mulia menyantuni anak yatim piatu—yang akrab disapa “Anak Langit”—kembali digelar dengan konsep yang segar dan penuh keceriaan.

Didukung penuh oleh seluruh masyarakat Desa Krincing, panitia tidak sekadar membagikan bantuan materi di dalam gedung pemerintahan atau masjid. Tahun ini, kegiatan dikemas secara inovatif dalam bentuk rihlah dakwah dan rekreasi yang menyasar sejumlah destinasi lokal di Kabupaten Magelang.

Beberapa tahun terakhir, tradisi santunan di Ranting Krincing memang sengaja di-upgrade menjadi rangkaian ziarah dan wisata edukasi. Panitia menyadari bahwa anak-anak yatim tidak hanya membutuhkan kecukupan finansial, melainkan juga ruang untuk bermain, berbahagia, dan menyegarkan mental selayaknya anak-anak pada umumnya.

Transparansi Dana dan Gotong Royong Warga

Transparansi serta tingginya kepedulian warga Desa Krincing menjadi pilar utama di balik kesuksesan gerakan mulia ini. Semangat gotong royong masyarakat berhasil mengumpulkan total donasi santunan sebesar Rp21.250.000.

Baca Juga  Aksi Nyata Generasi Muda NU Jaga Lingkungan dalam Selapanan Muslimat-Fatayat NU di Kajoran

Angka yang cukup fantastis ini secara murni dan khusus dialokasikan seluruhnya untuk hak 34 anak yatim piatu penerima manfaat. Sementara itu, untuk anggaran operasional kegiatan rihlah, seluruh biaya pelaksanaannya ditopang secara mandiri melalui sumbangan para donatur khusus, sehingga tidak memotong sepeser pun hak anak yatim.

Rangkaian Ziarah Ulama dan Wisata Interaktif

Esensi dari transformasi acara ini terlihat jelas dari padatnya agenda yang mempertemukan aspek spiritual dan emosional. Ke-34 “Anak Langit” diajak melakukan ziarah ke maqbarah ulama kharismatik Magelang, yakni makam Mbah KHR. Ma’shum Punduh dan makam Mbah Sirodj Payaman. Kegiatan ini bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai keteladanan sejak dini.

Selepas melangsungkan ziarah, suasana berganti menjadi penuh tawa saat rombongan bertolak ke Propang Ranch. Di destinasi wisata tersebut, anak-anak diajak mengikuti fun game yang meriah dan mendengarkan dongeng interaktif dari Kak Damar.

Baca Juga  Islah di Lirboyo: Rais Aam dan Ketua Umum PBNU Sepakat Gelar Muktamar Bersama Demi Keutuhan NU

Bukan Sekadar Agenda Musiman

Gerakan sosial ini sejatinya bukanlah agenda musiman yang bersifat seremonial belaka. NU Care-LAZISNU Ranting Krincing telah membuktikan konsistensinya melalui program santunan bulanan yang digilir dari dusun ke dusun. Pola berkelanjutan ini menegaskan posisi NU sebagai penyangga sosial yang nyata di tengah masyarakat.

Hal tersebut selaras dengan pesan mendalam yang disampaikan oleh tokoh agama setempat, Bapak Kyai Masruchan, dalam sambutannya.

“Santunan ini bukan sekadar menggugurkan kewajiban sosial, melainkan investasi akhirat yang tidak terputus dan bernilai ibadah yang sangat besar di sisi Allah SWT,” tegas Kyai Masruchan.

Dampak psikologis dari inovasi kegiatan ini pun terasa sangat nyata. Salah satu anak yatim menyampaikan rasa senangnya yang luar biasa karena bisa berjalan-jalan, bermain game, dan terhibur oleh cerita Kak Damar. Sejalan dengan hal itu, perwakilan pendamping turut menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih yang mendalam kepada NU Ranting Krincing. Bagi para pendamping, perhatian tulus dan konsep acara yang menyenangkan ini adalah hadiah terbaik yang mampu memompa semangat anak-anak dalam menatap masa depan.

Baca Juga  Jelang Hari Santri, Pagar Nusa Magelang Gelar Khataman dan Pengesahan Santri

Keberhasilan acara “Ziarah dan Santunan Anak Langit 1448 H” ini mengirimkan pesan kuat tentang bagaimana seharusnya lembaga sosial keagamaan bergerak di era modern. PRNU Krincing tidak hanya berhasil menghimpun dan menyalurkan dana umat, tetapi juga sukses memuliakan martabat anak-anak yatim dengan memberi mereka memori masa kecil yang indah. Diharapkan, kolaborasi apik antara NU, Banom, LAZISNU, serta pengelola wisata lokal ini dapat terus terjaga dan menjadi inspirasi bagi ranting NU lainnya.

Pewarta : Elvania_krincing
Editor : Admin Suara NU

Bagikan :
badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Sambut Muharram 1448 H, Jam’iyyah NU Ranting Salam Santuni Yatim Piatu, Penyandang Disabilitas dan Retardasi Mental.

23 June 2026 - 07:13 WIB

Sinergi LPP NU Magelang dan Bapeltan Jateng: Cetak Generasi Petani Baru Lewat Agri Training Camp 2026

23 June 2026 - 07:08 WIB

Mantapkan Khidmah Organisasi, Ranting NU Candisari Gelar Upgrading Pengurus dan Banom

21 June 2026 - 18:39 WIB

Banser Satkoryon Secang Disiagakan di Berbagai Titik Amankan Kegiatan Muharam

21 June 2026 - 17:54 WIB

Muslimat dan Fatayat NU Madusari Gelar Santunan 39 Anak Yatim pada Muharam 1448 H

21 June 2026 - 17:42 WIB

LAZISNU UPZISNU NU Ranting Payaman Gelar Santunan Anak Yatim di Bulan Muharram

21 June 2026 - 17:30 WIB

Trending di Berita