Menu

Mode Gelap

Berita · 26 Apr 2026 11:41 WIB · · Artikel ini telah dibaca 1 kali

Perkuat Jurnalistik Daerah, NU Online Institute Gelar Pelatihan Jurnalistik Filantropi di Magelang


Perkuat Jurnalistik Daerah, NU Online Institute Gelar Pelatihan Jurnalistik Filantropi di Magelang Perbesar

Bagikan :

MAGELANG – NU Online Jateng Institute menggelar pelatihan bertajuk Jurnalistik Filantropi. Acara yang berlangsung di Trio Frontone, Magelang, ini resmi dibuka pada Sabtu (25/04/2026) siang dan dijadwalkan berakhir pada Ahad mendatang.

Pelatihan ini diikuti oleh 100 peserta yang meliputi kontributor NU Online, angota Lembaga Ta’lif wan Nasyr (LTN-NU), hingga jurnalis pesantren dari wilayah Karesidenan Kedu (Magelang, Wonosobo, Purworejo, Temanggung dan Kebumen).

Direktur NU Online Jateng Institute, Ahmad Mundzir, menekankan bahwa tantangan jurnalisme saat ini memerlukan keahlian khusus, terutama dalam mengangkat isu-isu kemanusiaan dan kebencanaan.

“Jurnalisme di daerah membutuhkan spesialisasi, sinergitas, dan penguatan kapasitas. Pelatihan ini hadir sebagai ruang belajar agar para jurnalis kita lebih peka dan kompeten dalam meliput isu filantropi serta kebencanaan,” tegas Ahmad Mundzir.

Baca Juga  PRNU Desa Kalikuto Grabag Periode 2020 - 2025 Resmi Dilantik

Harapannya, melalui kegiatan ini, kaderisasi jurnalis di lingkungan NU dapat berjalan berkelanjutan dan menghasilkan produk informasi yang tidak hanya informatif, tetapi juga inspiratif bagi umat.

Wakil Sekretaris PCNU Kabupaten Magelang, SG Najib Chaqoqo dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi ajang konsolidasi dan sinergi dalam rangka membentuk jaringan Kontributor NU Online Kedu Raya.

“Kegiatan ini sudah kami tunggu dan nantikan. Kami berharap pasca pelatihan ini berita-berita di NU Online khususnya area kedu bisa lebih masif dan aktual.” Jelasnya.

Baca Juga  Jumlah Santri Putri Meningkat, Peran Ibu Nyai Semakin Penting

Pimpinan Redaksi NU Online, Ivan Aulia Ahsan menjelaskan NU Online harus bisa bersaing dengan media-media nasional atau mainstream. Media dengah tagline ‘Beranda Islam Indonesia’ hendaknya tidak lagi dipandang sebagai media berbasis komunitas.

“Dengan adanya pelatihan ini generasi Kontributor NU Online akan semakin banyak terutama di daerah-daerah khususnya di Karesidenan Kedu” ujarnya.

Lebih lanjut, kolaborasi antara pengurus di tingkat provinsi dan cabang sangat penting agar layanan dan konten keislaman yang disajikan semakin berkualitas dan merata.

Pelatihan ini menghadirkan 3 pemateri utama yaitu Ivan Aulia Ahsan (Pemred NU Online), Setiawan Hendra Kelana (Ketua PWI Jawa Tengah) dan Hamzah Sahal (Direktur NU Online)

Baca Juga  Perkuat Sinergitas Lembaga, IPNU IPPNU Magelang Audiensi bersama Kapolresta Magelang

Kehadiran para pakar ini bertujuan untuk menyelaraskan standar teknis jurnalistik profesional dengan nilai-nilai dakwah keagamaan.

Selain urusan teknis penulisan, pelatihan ini juga memfokuskan pada penguatan manajerial publikasi.

Melalui pelatihan ini, peserta diharapkan mampu meningkatkan kompetensi teknis dan manajerial jurnalistik dalam publikasi kegiatan keagamaan yang profesional, informatif, dan inspiratif serta memperkuat silaturahmi dan jejaring jurnalis NU di jawa tengah khususnya Karesidenan Kedu.

Pewarta : Thoyyib Rizky
Editor : SDM

Bagikan :
badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Katib ‘Aam PBNU: Pegang Teguh Qanun Asasi di Tengah Perubahan Zaman

19 April 2026 - 16:16 WIB

Sambut Idul Fitri dengan Senyuman, LAZISNU Payaman Kembali Gelar ‘Mipik Bareng Anak Yatim’ Jilid 4

15 March 2026 - 18:27 WIB

Ikhtiar Batin Jelang Ujian, LP Ma’arif NU Srumbung Gelar Ziarah Auliya Bersama Kiai Abu Samsudin

11 February 2026 - 06:00 WIB

Songsong Ramadan, MI Ma’arif Sumbersari Gelar Khataman Ahad Pagi Bersama Gus Yusuf Chudlori

8 February 2026 - 22:40 WIB

Wujud Kepedulian, LAZISNU PCNU Magelang Santuni Santri Terdampak Bencana Sumatra hingga Purbalingga

5 February 2026 - 21:57 WIB

Rawat Ukhuwah ala Santri, Alumni TEPOSLIRO Gelar Joyongso Cup 2026 di Secang

4 February 2026 - 22:47 WIB

Trending di Berita