MAGELANG, suaranu.id — Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim Nahdlatul Ulama (LPBI NU) PCNU Kabupaten Magelang bergerak cepat merespons bencana banjir bandang yang melanda wilayah Kecamatan Grabag. Sejak Senin pagi (4/5/2026), tim relawan diterjunkan ke titik terdampak untuk mendirikan dapur umum dan membersihkan material sisa banjir.
Tim berangkat dari kantor PCNU Kabupaten Magelang pada pukul 08.00 WIB menggunakan mobil Kijang Siaga Bencana milik Muslimat NU. Sebanyak 9 personel PCNU dikerahkan, diperkuat oleh kolaborasi dengan 4 personel LPBI NU MWCNU Secang dan 2 personel dari MWCNU Grabag.
Aksi Bersih di Dusun Batur
Tiba di lokasi sekitar pukul 09.00 WIB, tim langsung menyasar Dusun Batur, Desa Citrosono. Dengan perlengkapan teknis berupa mesin Alkon, mesin steam cuci mobil, serta alat pelindung diri (APD) lengkap, para relawan bahu-membahu membersihkan tiga rumah warga yang terdampak parah oleh material lumpur.
Tidak hanya hunian warga, fokus pembersihan juga diarahkan pada fasilitas publik, termasuk pembersihan jalan utama Dusun Batur dan sterilisasi Masjid Dusun Batur agar dapat segera digunakan kembali oleh jamaah. Di sisi lain, relawan perempuan LPBI NU bersama warga setempat mengelola dapur umum sederhana untuk memastikan kebutuhan konsumsi pengungsi dan petugas di lapangan tetap terjaga.
Perluasan Giat ke Desa Banjarsari
Setelah menyelesaikan giat di Citrosono pada pukul 13.00 WIB, tim melanjutkan aksi kemanusiaan ke Dusun Butuh, Desa Banjarsari, Kecamatan Grabag pada pukul 14.00 WIB. Di lokasi ini, relawan memfokuskan tenaga untuk membersihkan rumah Ibu Maemonah yang turut terdampak terjangan banjir bandang. Giat pembersihan rumah warga ini berlangsung hingga pukul 17.00 WIB.
Koordinator Lapangan LPBI NU PCNU Kabupaten Magelang, Mardan (52), menyampaikan bahwa respons cepat ini merupakan instruksi langsung setelah tim menerima informasi bencana pada Minggu malam (3/5/2026).
“Kami langsung berkoordinasi dengan tim LPBI NU tingkat MWC, khususnya Secang dan Grabag, untuk membentuk tim terpadu. Fokus kami adalah membantu percepatan pemulihan akses jalan dan sanitasi tempat ibadah serta rumah warga agar aktivitas masyarakat bisa segera kembali normal,” ujar Mardan.
Ia juga berharap dedikasi para relawan ini menjadi pemicu semangat bagi kader-kader NU lainnya. “Kami berharap kader LPBI NU semakin berkembang hingga tingkat ranting, sehingga NU selalu hadir sebagai garda terdepan dalam setiap situasi darurat bencana di tengah masyarakat,” tambahnya.
Kembali ke Markas
Seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar tanpa kendala berarti. Seluruh pembiayaan giat operasional, mulai dari bahan bakar kendaraan hingga logistik personel, bersumber dari dana kas LPBI NU PCNU Magelang serta dukungan konsumsi dari LPBI NU MWCNU Grabag.
Tim relawan akhirnya kembali dan sampai di kantor PCNU Kabupaten Magelang pada pukul 18.30 WIB dalam keadaan selamat. Aksi nyata ini menjadi bukti soliditas struktural Nahdlatul Ulama dalam menjalankan misi kemanusiaan di wilayah Kabupaten Magelang.






Reporter: Indriana (Bidang Data dan Informasi LPBI NU PCNU Kab. Magelang)
Editor: Redaksi suaranu.id

