Windusari, 18 April 2026 – Suasana khidmat dan hangat mewarnai acara Halal Bihalal serta Silaturahmi yang digelar oleh PCNU Kabupaten Magelang bersama para PC Banom NU Kabupaten Magelang, MWCNU se-Kabupaten Magelang, serta MWCNU Kecamatan Windusari dan Banom NU se-Kecamatan Windusari. Kegiatan berlangsung di Aula MWCNU Kecamatan Windusari, Sabtu (18/4/2026).
Acara dibuka dengan bacaan Qira’atul Qur’an dan tahlil yang dipimpin oleh Rais Syuriah MWCNU Kecamatan Windusari, KH Mahfudz, serta doa tahlil oleh Rais Syuriah PCNU Kabupaten Magelang, KH Toha Mansyur.
KH Mardjono yang mewakili shahibul hajat menyampaikan rasa terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada MWCNU Kecamatan Windusari sebagai tuan rumah. “Segala kekurangan dalam pelaksanaan acara ini, segenap panitia dan keluarga besar MWCNU Kecamatan Windusari mohon maaf yang sebesar-besarnya,” ujarnya.
Ketua PCNU Kabupaten Magelang, KH Ahmad Izzudin, dalam sambutannya mengajak seluruh jamaah untuk kembali memperkuat khidmah kepada Jam’iyyah Nahdlatul Ulama. “Mari kita optimalkan kembali program-program kerja yang telah direncanakan. Karena keberkahan yang kita terima berbanding lurus dengan khidmah yang kita laksanakan,” tegasnya.
Di momen halal bihalal tersebut, KH Ahmad Izzudin juga menyampaikan permohonan maaf, baik secara pribadi maupun atas nama segenap PCNU Kabupaten Magelang, atas segala kesalahan dan kekhilafan. Tak lupa, ia mengucapkan terima kasih kepada keluarga besar MWCNU Kecamatan Windusari yang telah bersedia menjadi tuan rumah.
Hadir memberikan pembekalan kepada seluruh jajaran Pengurus NU dan Banom NU, KH Said Asrori, Katib ‘Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), menyampaikan pesan mendalam di tengah gempuran era globalisasi.
“Di momen halal bihalal ini, saya pribadi dan atas nama PBNU menyampaikan permohonan maaf atas segala kesalahan dan kekeliruan selama ini,” ujar KH Said Asrori.
Lebih lanjut, ia mengingatkan bahwa tantangan dunia kian besar, mulai dari ekonomi, kesehatan, hingga arus informasi yang tak terbendung. “Mari kita perkuat kembali Jam’iyyah NU, kembali ke Qanun Asasi dan AD/ART Nahdlatul Ulama. Perkuat organisasi, perkuat sektor ekonomi dan kesehatan, khususnya bagi warga Nahdliyyin dan masyarakat pada umumnya,” pesannya.
Acara yang berlangsung meriah dan hidmah ini juga turut dihadiri oleh Bupati Magelang, Grengseng Pamudji. Dalam sambutannya, ia mengajak seluruh warga NU di Kabupaten Magelang untuk terus bersinergi membangun daerah.
“Mari bersama-sama membangun Kabupaten Magelang yang sukses, tidak hanya dari segi fisik, tetapi juga berkah secara spiritual. Kita harus lebih maju dan lebih siap menghadapi tantangan zaman yang semakin berat. Windusari adalah salah satu kecamatan yang masyarakatnya sangat kuat memegang tradisi dan ajaran Ahlussunnah wal Jama’ah. Hampir seluruh aktivitas mereka tidak lepas dari upaya merawat tradisi dan nilai-nilai ajaran agama, khususnya nilai-nilai Ahlussunnah wal Jama’ah,” ajaknya.
Bupati Magelang, Grengseng Pamudji juga menekankan pentingnya membangun kemandirian ekonomi dan penguasaan ilmu pengetahuan. “NU harus tetap menjadi benteng pertahanan dari paham-paham yang memecah belah persatuan,” tambahnya.
Di akhir sambutannya, Grengseng Pamudji menyampaikan permohonan maaf lahir dan batin, baik atas nama pribadi maupun Pemerintah Kabupaten Magelang. “Di momen halal bihalal ini, saya mohon maaf atas segala kesalahan yang telah kami perbuat,” tuturnya.
Acara halal bihalal yang penuh makna ini kemudian ditutup dengan doa yang dipimpin oleh KH Muhadi Syaibani, wakil Rais Syuriah PCNU Kabupaten Magelang.
Khoirul Umam




