SALAMAN – SuaraNU.id – Pimpinan Anak Cabang (PAC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kecamatan Salaman resmi dilantik untuk masa khidmat 2025-2027. Prosesi pelantikan berlangsung khidmat di calon gedung NU Center Salaman, Kabupaten Magelang, Sabtu (9/5/2026), bersamaan dengan agenda Haul Massal Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Salaman.
Penyatuan dua agenda besar ini menjadi simbol regenerasi kepemimpinan sekaligus keberlanjutan perjuangan dari para kiai dan sesepuh kepada generasi muda pelajar NU. Prosesi pengambilan sumpah jabatan dipandu langsung oleh Ketua PC IPNU dan IPPNU Kabupaten Magelang, menegaskan legalitas kepengurusan baru yang diharapkan mampu membawa semangat baru bagi organisasi.
Pada periode kepengurusan kali ini, PAC IPNU IPPNU Salaman mengusung tema “Sinergi Kepemimpinan Baru dalam Mewujudkan Organisasi yang Unggul dan Berdaya Saing.” Tema ini mencerminkan komitmen organisasi untuk melakukan transformasi yang lebih modern dan responsif terhadap perkembangan zaman, tanpa meninggalkan nilai-nilai tradisi Ahlussunnah Wal Jamaah.
Ketua PAC IPNU Salaman, Yusuf Setiawan, menegaskan pentingnya tanggung jawab dalam menjaga marwah organisasi di tengah masyarakat. Ia menyebut kepengurusan baru akan fokus pada pengaktifan dan pembinaan kader di tingkat ranting desa maupun komisariat sekolah, sekaligus memperkuat syiar ajaran Ahlussunnah wal Jamaah di kalangan pelajar. “Kami memohon doa restu agar selama satu periode ke depan diberikan keistiqomahan. Kami ingin kehadiran IPNU IPPNU benar-benar dirasakan manfaatnya secara nyata oleh masyarakat Salaman,” ujarnya.
Kegiatan pelantikan ini mendapat dukungan penuh dari jajaran Syuriah dan Tanfidziyah MWC NU Salaman, perwakilan badan otonom (Banom) NU, pembina organisasi, serta masyarakat yang hadir dalam acara Haul Massal. Dengan kepengurusan baru yang diisi wajah-wajah muda penuh semangat, PAC IPNU IPPNU Salaman diharapkan mampu menjadi motor penggerak pelajar di Kecamatan Salaman agar tumbuh menjadi generasi yang religius, kreatif, dan berdaya saing.

