MAGELANG – SuaraNU.id – Pimpinan Cabang Muslimat Nahdlatul Ulama (PCM NU) Kabupaten Magelang sukses menggelar Konferensi Cabang (Konfercab) ke-XI yang dirangkai dengan Pelantikan Pimpinan Anak Cabang (PAC) Muslimat NU se-Kabupaten Magelang. Acara yang berlangsung penuh khidmat dan antusiasme ini diselenggarakan di Pondok Pesantren Mamba’ul Hikmah, Gaten, Ketunggeng, Kecamatan Dukun, pada Ahad (10/5/2026).
Dalam forum tertinggi tingkat cabang tersebut, Dra. Hj. Noer Istiqomah kembali terpilih secara aklamasi untuk memimpin PC Muslimat NU Kabupaten Magelang Masa Khidmat 2026-2031. Ini menjadi periode ke-4 kalinya bagi Noer Istiqomah menakhodai organisasi perempuan NU di Kabupaten Magelang.
Dalam sambutannya, Dra. Hj. Noer Istiqomah memaparkan perkembangan masif organisasi yang dipimpinnya. Muslimat NU Kabupaten Magelang terbukti memiliki akar rumput yang sangat solid dengan kepengurusan yang aktif di berbagai tingkatan.
Seluruh pengurus di 21 PAC dinyatakan aktif. Di tingkat desa, dari 372 ranting, mayoritas telah terbentuk kepengurusan aktif, sementara 5 ranting lainnya sedang dalam proses pembentukan. Hebatnya, pembentukan Anak Ranting (tingkat dusun) sudah mencapai 100 persen.
Muslimat NU Kabupaten Magelang menaungi 998 Hafidzoh (penghafal Al-Qur’an), 1.070 guru yang tergabung dalam IGPAUD, serta 315 Lembaga Pendidikan yang semuanya telah terakreditasi. Melalui Yayasan Pendidikan Muslimat NU (YPM), organisasi juga memberikan pendampingan serta stimulan sebesar Rp 250 ribu untuk operasional.
Muslimat NU Kabupaten Magelang tercatat meraih predikat Pelaksana Terbaik II Bakti Sosial Pelayanan KB tahun 2021 dan Peringkat Terbaik III Bakti Sosial Pelayanan KB tahun 2024, serta Ormas Terbaik II Pelaksanaan Percepatan Vaksinasi Covid-19 pada tahun 2023.
Ketua Tanfidziyah PCNU Kabupaten Magelang, KH. Achmad Izzudin, Lc., M.SI. dalam sambutannya menegaskan pentingnya peran ibu-ibu Muslimat NU sebagai pilar keluarga.
“Di tengah terpaan badai, NU tetap kokoh karena NU punya jamaah. Jamaah ini lahir dari keluarga yang baik, dan keluarga yang baik menjunjung tinggi nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah An-Nahdliyyah yang dipelopori oleh ibu-ibu Muslimat NU,” ujar Gus Din.
Beliau juga mengingatkan pentingnya mendukung Lembaga Pendidikan NU dan Pesantren sebagai benteng akhlak anak di era modern. Gus Din mengimbau warga Nahdliyyin agar menanamkan adab, termasuk pembiasaan anak untuk boso (berbahasa krama) kepada orang tua.
Apresiasi tinggi datang dari Ketua PW Muslimat NU Jawa Tengah, Prof. Dr. Hj. Ismawati Hafidz, M.Ag. Beliau menyebut PC Muslimat NU Kabupaten Magelang sebagai salah satu yang terbaik di Jawa Tengah, khususnya dalam layanan pendidikan.
Prof. Ismawati berpesan agar Muslimat NU terus menjaga tiga pilar utama, pertama Ke-NU-an dan Ke-Aswaja-an, artinya menjaga ideologi di tengah menjamurnya berbagai organisasi baru. Kedua menjaga Ke-Indonesiaan, artinya menjaga Islam ramah khas Indonesia di tengah ancaman ekstremisme yang berlebihan. Ketiga penguatan peran perempuan, memperkuat lini keagamaan, pendidikan, kesehatan, hingga ekonomi.
“Sesuk Aku Nglakoni Opo? (Besok aku melakukan apa?). Ketika kita terus berpikir untuk berbuat manfaat, maka saraf-saraf kita akan berkembang. Jangan sampai berhenti berpikir agar tidak pikun. Jadikan jam’iyyah ini sebagai ladang jariyah kita,” tegas Prof. Ismawati memotivasi kader.
Pemerintah Kabupaten Magelang, yang diwakili oleh Drs. Asfuri Muhsis, M.Si., menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam atas kiprah nyata Muslimat NU yang dinilai sebagai organisasi paling eksis dan menjadi tulang punggung gerakan NU dari tingkat dusun hingga kabupaten.
“Kader Muslimat NU telah menjadi penggerak nyata pemberdayaan masyarakat. Kami berharap kepengurusan yang baru dapat melahirkan program-program terbaik yang terus bersinergi dengan pemerintah daerah,” tutur Asfuri.
Selama ini, dalam menjalankan program strategisnya, kerakyatan, keagamaan, dan kebangsaan, PC Muslimat NU Kabupaten Magelang bergerak melalui 7 perangkat utama, yaitu; Yayasan Kesejahteraan Muslimat NU (YKM NU), Yayasan Pendidikan Muslimat NU (YPM NU), Ikatan Guru Pendidikan Anak Usia Dini Muslimat NU (IGPAUD MNU), Ikatan Haji Muslimat NU (IHM NU), Ikatan Hafidzah Muslimat Qur’an NU (IHQ MNU), Himpunan Da’iyah dan Majlis Ta’lim Muslimat NU (HIDMAT MNU) dan Koperasi An-Nisa.








Pewarta : Muhammad Imam Muttaqien

