Lembaga Seni Budaya Muslimin Indonesia (LESBUMI) PCNU Kabupaten Magelang terus konsisten bergerak dalam syiar Islam yang Rahmatan lil ‘Alamin. Salah satu langkah konkretnya adalah melalui kegiatan rutin bernama SONJO, sebuah program kunjungan ke berbagai Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) di tingkat kecamatan serta pondok-pondok pesantren yang tersebar di wilayah Kabupaten Magelang.
Dalam pelaksanaannya, LESBUMI menggandeng Rabithah Ma’ahid Islamiyah (RMI) PCNU—lembaga yang secara khusus menaungi pondok pesantren NU. Kolaborasi ini mengusung misi edukatif untuk membedah berbagai tema strategis seputar kesenian, kebudayaan, dan kepesantrenan.
Esensi Filosofis “SONJO”
Secara bahasa dan budaya, kata SONJO (anjangsana/silaturahim) mengandung makna mendalam, yaitu merajut tali silaturahim antara pengurus struktur organisasi NU (Jam’iyyah) dengan warga nahdliyin serta para santri (Jama’ah). Uniknya, kegiatan ini digelar setiap selapan sekali (siklus 35 hari sekali berdasarkan perpaduan kalender Jawa dan Hijriah). Hal ini menjadi bukti nyata bagaimana NU merawat tradisi lokal (penanggalan Jawa) dan mengisinya dengan nilai-nilai religius Islam.

Edisi SONJO terkini sukses diselenggarakan dengan rincian sebagai berikut:
- Waktu: Kamis malam Jumat, 21 Mei 2026 (Pukul 20.00 – 23.00 WIB)
- Tempat: Pondok Pesantren I’anatul Mujtahidin Sekar Putih, Dusun Blembeng, Desa Purwodadi, Kecamatan Tegalrejo.
- Tema: “Membumikan Budaya, Melangitkan Dakwah”
Acara ini menghadirkan tiga narasumber utama yang mengupas tuntas keterkaitan erat antara NU, santri, pesantren, masyarakat, agama, seni, dan budaya:
- Gus Wahib (Pengasuh PP. I’anatul Mujtahidin)
- Ki Sodong / Mas Abbet Nugroho (Ketua LESBUMI PCNU Magelang)
- KH. Kholil Mustamid (Wakil Ketua PCNU Magelang)
Kemeriahan dan Dukungan Multisektoral
Suasana kegiatan berlangsung sangat meriah. Tidak hanya diikuti oleh seluruh santri, acara ini juga dihadiri oleh wali santri, alumni, serta masyarakat sekitar pesantren.
Sinergi dan soliditas warga NU tercermin dari hadirnya berbagai elemen kepengurusan dan Badan Otonom (Banom) NU, di antaranya:
- Pengurus PCNU Magelang dan RMI PCNU Magelang.
- MWCNU Tegalrejo dan Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (PRNU) Purwodadi.
- Pengurus dan anggota PC GP Ansor Kabupaten Magelang serta PAC GP Ansor Kecamatan Tegalrejo.
- Pengurus dan anggota Pagar Nusa (Banom NU yang mewadahi para pegiat pencak silat dan bela diri).
Malam keakraban budaya ini semakin semarak dengan penampilan musik religius dari Hadrah KALIMOSODO, grup rebana resmi milik LESBUMI Magelang.
Sebagai bentuk adaptasi dakwah di era modern, jalannya acara tidak hanya dinikmati oleh jemaah yang hadir di lokasi. Melalui kerja sama dengan Radio Fast FM Tegalrejo Magelang, acara ini disiarkan secara langsung (live) dalam program bertajuk BIASSUTRA (Bincang Asyik Seni Budaya NU dan Nusantara). Hal ini menjadi sarana edukasi yang luas agar pesan-pesan perdamaian, kebudayaan, dan dakwah santun NU dapat menjangkau masyarakat yang lebih luas di mana pun berada.
Edukasi Digital Melalui “BIASSUTRA”
Sebagai bentuk adaptasi dakwah di era modern, jalannya acara tidak hanya dinikmati oleh jemaah yang hadir di lokasi. Melalui kerja sama dengan Radio Fast FM Tegalrejo Magelang, acara ini disiarkan secara langsung (live) dalam program bertajuk BIASSUTRA (Bincang Asyik Seni Budaya NU dan Nusantara). Hal ini menjadi sarana edukasi yang luas agar pesan-pesan perdamaian, kebudayaan, dan dakwah santun NU dapat menjangkau masyarakat yang lebih luas di mana pun berada.
Oleh : Admin SuaraNU

