MAGELANG, suaranu.id – Sebagai wujud kepedulian antarsesama dan komitmen untuk menghadirkan kebahagiaan di hari kemenangan, Lembaga Amil Zakat, Infaq, dan Shadaqah Nahdlatul Ulama (LAZISNU) Ranting Payaman kembali menggelar aksi sosial bertajuk “MIPIK Bareng Anak Yatim Jilid 4”, pada Minggu (15/3/2026).
Kegiatan yang kini telah memasuki tahun keempat tersebut diawali dengan doa bersama dan pemberangkatan dari Mushola Al Mustaqim, RT 26 Sidorejo, Payaman, pada pukul 07.00 WIB. Sebanyak puluhan anak yatim kemudian bertolak menuju pusat perbelanjaan Trio Plaza Magelang untuk memilih langsung perlengkapan Lebaran mereka.
Filosofi MIPIK dan Harapan Kemandirian
Ketua Tanfidziyah Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (PRNU) Payaman dalam sambutannya menjelaskan bahwa nama MIPIK merupakan akronim dari “Mimpi Indah Penuh Keceriaan”. Hal ini mencerminkan cita-cita besar NU untuk memastikan anak-anak yatim tetap memiliki mimpi yang indah dan merasakan keceriaan yang sama dengan anak-anak lainnya saat menyambut Idul Fitri.
“Kegiatan MIPIK ini alhamdulillah sudah berjalan empat kali secara rutin. Harapan kami, program ini bisa terus berlanjut setiap tahun dan kita semua diberikan kekuatan untuk tetap istiqamah dalam menjalankan amanah ini,” ungkap beliau di hadapan para pengurus dan peserta.
Sinergi Donatur, Tanpa Gunakan Koin NU
Hal menarik yang ditegaskan dalam kesempatan tersebut adalah mengenai sumber pendanaan. Ketua Ranting NU Payaman menyampaikan bahwa seluruh anggaran untuk kegiatan belanja anak yatim ini murni berasal dari dukungan para donatur yang ikhlas berbagi, dan tidak mengambil dari alokasi dana Koin NU.
“Kami tegaskan bahwa anggaran kegiatan MIPIK ini bukan diambil dari Koin NU, melainkan murni dari kedermawanan para donatur yang secara khusus mendukung agenda sosial ini,” tegasnya.
Beberapa pihak yang turut menyokong penuh terlaksananya kegiatan ini antara lain adalah Toko Besi Elindo Payaman, Toko Buku Salamun Tegalrejo, serta dukungan fasilitas dan kerja sama dari pihak manajemen Trio Plaza Magelang. Sinergi antara pelaku usaha lokal dan lembaga NU ini menunjukkan kuatnya semangat gotong royong dalam masyarakat Nahdliyin.
Mempererat Ukhuwah Islamiyah
Selain memberikan bantuan materiil berupa baju baru, kegiatan ini juga dimaksudkan untuk mengasah empati dan mempererat rasa kepedulian sosial di tengah masyarakat. Dengan mendampingi langsung anak-anak berbelanja, para pengurus ingin membangun ikatan emosional dan batin agar mereka merasa memiliki keluarga besar di lingkungan Nahdlatul Ulama.
Semoga langkah nyata ini menjadi wasilah turunnya keberkahan bagi para donatur dan membawa kemaslahatan bagi seluruh umat, khususnya di wilayah Payaman dan sekitarnya.
Kontributor: Media Center NU Payaman
Editor: Redaksi Suara NU

