Menu

Mode Gelap

Berita · 30 Mar 2025 22:52 WIB · · Artikel ini telah dibaca 41 kali

Realitas Ibadah dan Spritual di Bulan Ramadhan yang menjadi Amaliyah Tradisi Warga Kecamatan Salam


Realitas Ibadah dan Spritual di Bulan Ramadhan yang menjadi Amaliyah Tradisi Warga Kecamatan Salam Perbesar

Bagikan :

SALAM-Malam ganjil 10 hari terakhir Ramadlan dan termasuk tanggal 29 Ramdhan yang secara konsepsi spiritual diyakini menjadi indikasi datangnya malam yang melebihi seribu bulan yang selalu menjadi spirit dalam menjalankan ibadah Ramdlan.

Berbagai bentuk ibadah dan amal kebaikan dalam menyambut dan memuliakan malam Ramadlan ini banyak dilakukan oleh kaum muslim.Selama satu bulan setiap malam di bulan Ramdhan Majlis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kecamatan Salam Kabupaten Magelang melanggengkan riyadlah dan mujahadah keliling di mushola dan masjid yang ada di Kecamatan Salam yang dimulai pukul 00.00 – 01.00 pagi.

Realitasi spiritual yang sudah menjadi tradisi ini berajalan bertahun-tahun di Kecamatan Salam Kabupaten Magelang. Bentuk ibadah, mujahadah dan pembacaan aurad, sebagi berikut :

✓ Sholat taubat

✓ Sholat Tasbih

✓ Sholat Hajat

✓ Mujahadah dan Washilah Wali Qutub

Baca Juga  Harlah ke-96 Guru dan Siswa MI Ma’arif Banyuadem Gelar Upacara, Ziarah & Nonton Film Sejarah

✓ Dzikrul Jalalah

✓ Hizib Aurad

✓ Syi’ir Nurul Burhan

✓ Sholawat sulthon

✓ Sholawat Kubro

✓ Mahalul Qiyam ( Sraqal)

Prosesi ibadah, mujahadah dan amaliyah bacaan aurad di pimpinan Oleh kyai karismatik KH. Habibullah dari Glagah Ombo Sucen Salam Kabupaten Magelang. Malam 29 Ramdhan menjadi malam penutupan serangkaian ibadah mujahadah dan pembacaan aurad putaran bulan Ramadhan Tahun 1446 H ini.

Kegiatan ini berlangsung di Masjid Kyai Jalalin yang berada di kampung Kuncen Desa Seloboro Kecamatan Salam, Kabupaten Magelang. Kampung Kuncen yang berada di lembah Gunung Sari merupakan tempat pemakaman K. Jalalin yang merupakan salah satu cucu dari Pangeran Singosari atau yang dikenal Mbah R. Santri yang makamnya berada di Gunungpring Muntilan.

Apabila ditarik garis ke atas K. Jalalin adalah canggah dari Ki Ageng Pemanahan yang menjadi cikal bakal kerajaan Mataram Islam. Suatu hal yang tak terduga dan terencana di malam 29 Ramadhan tahun ini, dan juga bertepatan dengan acara penutupan serangkaian putaran mujahadah dihadiri oleh Bupati Magelang yang terpilih pada kontestasi pilkada tahun 2024 kemarin, Grengseng Pamuji.

Baca Juga  Wakil Gubernur Jateng Kunjungi Pusat Produksi Kotak Koin NU di Magelang

Diketahui, Grengseng juga hadir tanpa perencanaan dan sifatnya spontan, sehingga kedatangannya pun tanpa protokoler hanya didampingi 2 orang. Yang menarik adalah Grengseng Pamudji hadir setelah mendengar cerita realitas spiritual amaliyah rutin di malam – malam bulan Ramadhan yang sudah berjalan bertahun – tahun sehingga sudah mentradisi di tingkat Pengurus MWC, Penggurus Ranting NU dan masyarakat di wilayah Kecamatan Salam.

Dorongan ibadah dan amaliyah diniyyah bisa menjadi model membumikan nilai – nilai amaliyah spiritual , inspirasi seperti ini banyak dilakukan oleh para aulia Allah dalam perjalanan Islam di Negeri ini.

Baca Juga  Gus Shidqon Prabowo Tinjau Kesiapan Posko Mudik Banser di Magelang

Serangkaian ibadah mujahadah dan pembacaan aurad ditutup dengan saresehan bersama Bupati, jajaran pengurus MWCNU, perwakilan pengurus ranting dan kepala desa Seloboro dan beberapa Kepala Desa yang berdekatan dengan Desa Seloboro maupun Kepala Desa yang biasa mengikuti acara Mujahadah ini.

Dalam Sambutannya, Bupati Magelang Grengseng Pamuji menyampaikan, apresiasi kepada Mbah K.H. Habbullah, jajaran pengurus MWC-NU Salam dan para pengurus ranting NU se-Kecamatan Salam serta masyarakat se-Kecamatan Salam yang telah membudayakan memanfaatkan malam – malam Ramdhan dengan agenda mulia ini.

“Hal ini senada dengan semangat penciptakan koneksitas antar desa, apalagi nilai amaliyah spritual yang sudah menjadi amaliyah tradisi. Hal semacam ini bisa menginspirasi kecamatan lain untuk melakukan kegiatan yang serupa” pungkas Grengseng Pamudji.

Pewarta : Deby Fauziani / Editor : RZQ

Bagikan :
badge-check

Penulis

Baca Lainnya

NU Peduli Magelang Terjunkan Tim Relawan ke Aceh

8 January 2026 - 20:06 WIB

PR IPNU IPPNU Desa Salam Gelar Makesta III, Cetak Kader Pelajar NU Berkarakter dan Digdaya.

27 December 2025 - 09:55 WIB

Gelar Diklatsar Banser Kartikanawa XXIX, Ikhtiar Teguhkan Kader Banser Jogo Bumi, Jogo Pangan lan Pakarti.

26 December 2025 - 17:45 WIB

Islah di Lirboyo: Rais Aam dan Ketua Umum PBNU Sepakat Gelar Muktamar Bersama Demi Keutuhan NU

25 December 2025 - 18:10 WIB

Peringati Hari Ibu, Fatayat NU Tempuran Gelar Seminar Parenting

25 December 2025 - 14:02 WIB

Gelar Talkshow Entrepreneurship, GP Ansor Mertoyudan Dorong Kader Jadi Lokomotif Ekonomi Kreatif

23 December 2025 - 01:50 WIB

Trending di Berita