MAGELANG – NU Peduli Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Magelang secara resmi memberangkatkan tim relawan dari Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim (LPBI) ke lokasi bencana di Provinsi Aceh, tepatnya di Kabupaten Pidie Jaya.
Misi kemanusiaan yang dijadwalkan berlangsung mulai 8 Januari hingga 15 Februari 2026 ini membawa fokus utama pada percepatan pemulihan dini (early recovery) melalui pembangunan Hunian Sementara (Huntara) dan aktivasi dapur umum.
Sekretaris PCNU Kabupaten Magelang, Masruhan, menegaskan bahwa pengiriman tim ini bukan sekadar aksi solidaritas, melainkan bentuk akuntabilitas PCNU terhadap kepercayaan masyarakat.
“Ini bentuk pertanggungjawaban PCNU Kabupaten Magelang melalui LAZISNU yang sebelumnya dihimpun melalui donasi NU Peduli, adapun operasional pemberangkatan relawan murni didanai oleh LAZISNU” ujar Masruhan.
Masruhan menjelaskan mekanisme penyaluran dana yang terbagi menjadi dua skema strategis. Sebagian donasi disalurkan melalui Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Tengah, sementara sebagian lainnya disalurkan langsung ke lokasi bencana.
Keputusan PCNU Kabupaten Magelang mengirimkan personel, bukan hanya logistik, didasarkan pada rekam jejak dan keahlian khusus yang dimiliki oleh Tim LPBI NU Kabupaten Magelang.
Disamping memiliki pengalaman kerelawanan, tim ini dikenal memiliki spesialisasi dalam penanganan pascabencana, khususnya pendirian Huntara dan renovasi tempat ibadah. Kompetensi ini telah teruji saat mereka sukses menjalankan misi kemanusiaan serupa pada bencana di Lumajang dan Cianjur beberapa waktu lalu.
Sebanyak 6 personel diberangkatkan di bawah komando Koordinator Tim, Mardan. Komposisi tim dirancang untuk memenuhi kebutuhan mendesak di lapangan dengan rincian keahlian yakini 3 Personel Ahli manajemen Dapur Umum (DU), serta 2 Personel Ahli pertukangan/konstruksi untuk percepatan pembangunan Huntara.
Keenam relawan tersebut- Mardan, Sutrisno, Khoirul Huda, Ansori, Sarjani, dan Mustar merupakan figur yang memiliki jam terbang tinggi dalam dunia kerelawanan bencana. Nantinya. Tugas dan fungsi relawan tersebut akan saling disinergikan bersama PWNU Aceh dan menyesuaikan tugas lapangan.
Dengan durasi tugas selama lebih dari satu bulan, kehadiran tim NU Peduli Kabupaten Magelang diharapkan mampu memberikan dampak signifikan bagi percepatan pemulihan kehidupan saudara-saudara di Aceh Pidie Jaya.
RZQ

