Menu

Mode Gelap

Opini · 11 Oct 2022 13:05 WIB · · Artikel ini telah dibaca 15 kali

Koreksi Makna Dukhon Bukan Rokok


Koreksi Makna Dukhon Bukan Rokok Perbesar

Bagikan :
Oleh KH ABDUL AZIS IDRIS
Sebuah meme yang aneh, sama dengan yang sering viral dari meme tetangga sebelah, yang asal kutip, tanpa faham dengan benar redaksi dari kutipan itu. Dan sebenarnya saya sudah lama mendapati kesalahan penerjemahan kata ini, saat membaca buku kumpulan Masail yang ditulis oleh seorang kyai muda lulusan pondok pesantren besar di Jawa Timur. Saya sebenarnya juga maklum karena memang sebagian kyai memaknai kata ini dengan arti rokok. Namun perlu dikoreksi karena terjemahan yang salah ini berakibat fatal dalam tataran praktek nantinya, seperti meme ini.


 

Baca Juga  Jelang Harlah NU ke-102, Kekuatan Doa ( 1 )
Bagaimana bisa dukhun ( دخون ) di teks ini diartikan rokok. Redaksi ini dikutip dari kitab Buhyah al-mustarsyidin karangan Al Habib Al-‘Allamah Abdurrahman bin Muhammad bin Husein Al-Masyhur Tareem Yaman. Aneh … Karena diterjemahkan dengan rokok, padahal yang seharusnya diartikan pewangi ruangan, atau bukhur dalam bahasa yang lain.
Kesalahan ini karena dari dua sisi :
1, ‘urf ( kebiasaan ) yang berlaku di Hadromout kata dukhun berlaku untuk asap bukhur, atau kayu gaharu yang dibakar sebagai wewangian.
2, kebanyakan Saadah Alawiyin menghukumi rokok haram karena madzab Alawiyin sangat waro’nya dan hati-hati. Bahkan sebagian sangat keras dalam hal ini.
Harus difahami bahwa pemahaman, amalan Saadah Alawiyin yang berlaku dikalangan mereka adalah juga pemahaman, dan amalan pendahulu ( salaf ) mereka yang Sholih sekalipun dalam tinjauan mazhab adalah qoul, pendapat yang dikalahkan ( marjuh ) bukan pendapat yang kuat ( rojih ). Karena mereka adalah ahli tarjih, ahli waro’, dalam ilmu. Ini yang disampaikan oleh Al Imam Al Allamah Al Habib Abdurrahman bin Abdullah Bal Faqih yang dikenal sebagai ‘Allamah Dunya ( علامة الدنيا ).
🙏
Bagikan :
badge-check

Penulis

Baca Lainnya

NU dan Ramadhan: Islam yang Ramah dan Dekat dengan Kehidupan

3 March 2025 - 18:39 WIB

NU dalam Kiprah Sosial & Politik Menurut Masyarakat: Membaca Hasil Survey Kompas

31 January 2025 - 06:40 WIB

Menjelang Musyker, NU Care-LAZISNU Kabupaten Magelang berkomitmen untuk Transparansi Pelaporan Dana

16 January 2025 - 05:52 WIB

Jelang Harlah NU ke-102, Kekuatan Doa ( 1 )

8 January 2025 - 15:20 WIB

Istiqomah Ngaji dan Khidmah, Tapi Tetap Harus Bekerja/Bisnis: Catatan Dawuh Mbah Kyai Warson

3 January 2025 - 23:05 WIB

Konsolidasi, Sebuah Keharusan Bagi NU (Renungan Akhir Tahun 2024)

31 December 2024 - 04:30 WIB

Trending di Opini