MAGELANG – Banser PAC GP Ansor Secang kembali menunjukkan dedikasinya dalam menjaga tradisi keagamaan. Pada Minggu (1/2/2026), personel Banser dikerahkan untuk mengamankan jalannya Khaul Simbah Kyai Muhammad Sururi yang bertempat di Mirikerep, Madusari, Kecamatan Secang, Kabupaten Magelang.
Sinergi Pengamanan dan Ketertiban
Sejak pagi hari, anggota Banser telah bersiaga di berbagai titik strategis. Fokus pengamanan meliputi:
Pengaturan Arus Jamaah: Memastikan akses masuk dan keluar lokasi tetap lancar.
Penataan Parkir: Mengelola kendaraan jamaah agar tidak menghambat jalan umum.
Penjagaan Area Utama: Menjaga kondusivitas selama prosesi doa dan pengajian berlangsung.
Kehadiran Banser memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, tertib, dan khidmat hingga akhir acara.
Acara inti diisi dengan pembacaan tahlil dan doa bersama, dilanjutkan dengan mauidhoh hasanah oleh KH. Ikhsanudin Abdan dari Koripan. Dalam tausiyahnya, beliau menekankan dua poin utama:
Meneladani Mbah Gombong: Pentingnya menghidupkan kembali nilai keikhlasan, keteguhan iman, dan pengabdian kepada umat sebagaimana yang dicontohkan oleh Simbah Kyai Muhammad Sururi.
Momentum Nisfu Sya’ban: Mengajak jamaah memanfaatkan malam Nisfu Sya’ban untuk memperbanyak istighfar, doa, dan muhasabah diri guna memperkuat hubungan dengan Allah SWT serta sesama manusia.
Mengenal Sosok KH. Muhammad Sururi (Mbah Gombong)
Simbah Kyai Muhammad Sururi bukan sekadar tokoh agama, melainkan juga seorang pejuang bangsa. Berikut adalah profil singkat beliau:
Nama Lain: Dikenal dengan nama samaran Mbah Gombong.
Nama Kecil: RM Panji Putro Panotogomo.
Jejak Juang: Merupakan salah satu prajurit Pangeran Diponegoro dalam Perang Jawa.
Wafat: 12 Sya’ban 1280 H (14 Juli 1860 M) dan dimakamkan di Dusun Mirikerep.
Silsilah dan Nasab: Beliau memiliki garis keturunan ulama besar, yakni cucu dari Simbah KH. Nur Iman Mlangi (Yogyakarta). Secara urutan nasab, beliau tersambung hingga:
KH. Muhammad Sururi → RA Nyai Puspowijoyo → RA Muhammad Sholeh → RM Sandiyo (Kyai Nur Iman Mlangi) → Amangkurat IV → … hingga Untung Suropati, Adipati Pasuruan.
Penutup dan Komitmen Banser
Kegiatan khaul ini menjadi sarana penguatan sejarah sekaligus persaudaraan warga Nahdlatul Ulama. Melalui pengamanan yang optimal, Banser PAC GP Ansor Secang menegaskan komitmennya untuk selalu hadir di tengah masyarakat.
“Ini adalah bentuk pengabdian kami kepada ulama, jam’iyah NU, dan bangsa. Kami akan selalu siap menjaga setiap kegiatan keagamaan agar jamaah merasa tenang dan nyaman,” tegas salah satu perwakilan Banser.