MAGELANG, suaranu.id – Menjelang pelaksanaan Ujian Madrasah, Lembaga Pendidikan (LP) Ma’arif NU Kecamatan Srumbung membekali para siswa dengan penguatan spiritual melalui kegiatan Ziarah Auliya, Sabtu (7/2/2026). Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk menata niat dan memohon keberkahan sebelum menghadapi evaluasi akhir pendidikan.
Rombongan yang terdiri dari jajaran pengurus Ma’arif, para guru, dan perwakilan siswa kelas 6 di bawah naungan LP Ma’arif NU Srumbung ini didampingi langsung oleh Bapak Kiai Abu Samsudin.
Ketua LP Ma’arif NU Srumbung, Bapak Muh Adib, S.Pd.I, menyampaikan bahwa ziarah ini merupakan tradisi tabarrukan (mencari berkah) yang rutin dijaga. “Tujuannya agar para siswa diberikan kemudahan, kelancaran, serta ilmu yang manfaat dalam menghadapi ujian mendatang. Kita ingin mental anak-anak kuat secara spiritual,” ujarnya.
Menelusuri Jejak Pilar Spiritual Magelang
Rangkaian perjalanan spiritual ini menyambangi beberapa maqbarah ulama dan tokoh pejuang Islam di wilayah Magelang yang selama ini menjadi pilar spiritual masyarakat, di antaranya:
- Simbah Kiai Jazuli (Srumbung): Sebagai bentuk penghormatan kepada tokoh lokal di lingkungan terdekat.
- Simbah Kiai Abdul Rozak (Tegalrandu): Meneladani kegigihan beliau dalam syiar Islam di lereng Merapi.
- Simbah Kiai Raden Sahid (Mantingan): Menelusuri jejak sejarah dan spiritualitas di wilayah Mantingan.
- Simbah Kiai Dalhar (Gunungpring & Santren): Menutup rangkaian ziarah di makam ulama besar kharismatik yang menjadi rujukan spiritual nasional.
Pesan Kiai: Keseimbangan Ikhtiar Lahir dan Batin
Di sela-sela kegiatan, Bapak Kiai Abu Samsudin memberikan wejangan penting bagi para siswa dan pendidik. Beliau menekankan bahwa kesuksesan seorang pencari ilmu tidak hanya ditentukan oleh usaha lahiriah semata.
”Ziarah ini adalah bentuk ikhtiar batin kita. Kita bertawasul kepada para kekasih Allah SWT agar anak-anak kelas 6 diberikan ketenangan hati dan kecerdasan dalam mengerjakan soal ujian nanti. Belajar itu wajib, tapi mengetuk ‘pintu langit’ melalui wasilah para ulama adalah kunci keberkahan,” tutur beliau.
Sepanjang perjalanan, suasana berlangsung khidmat. Di setiap lokasi, rombongan melakukan pembacaan tahlil dan doa bersama yang dikhususkan bagi keberhasilan seluruh siswa madrasah di lingkungan LP Ma’arif NU Srumbung.
Dengan kegiatan ini, diharapkan para siswa tidak hanya lulus dengan nilai yang memuaskan secara akademis, tetapi juga memiliki bekal mental yang mantap dan karakter yang berpijak pada nilai-nilai tradisi pesantren.






