SRUMBUNG, MAGELANG – Pimpinan Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda Ansor Kecamatan Srumbung kembali memperkuat barisan organisasinya dengan menggelar Pelatihan Kepemimpinan Dasar (PKD) Angkatan ke-9. Kegiatan pengkaderan formal tingkat pertama ini berlangsung selama tiga hari, mulai Jumat hingga Ahad, 9–11 Januari 2026, bertempat di MI Ma’arif Banyuadem, Dusun Ganden, Desa Banyuadem, Kecamatan Srumbung.
PKD kali ini mengusung tema strategis: “Mencetak Kader Militan Dengan Landasan Ahlussunah Wal Jamaah dan Siap Berkhidmat Untuk Organisasi Di Era Modern”. Tema ini dipilih sebagai respon atas tantangan zaman yang menuntut kader Ansor tidak hanya kuat secara ideologi, tetapi juga tangkas dalam menghadapi perkembangan teknologi dan dinamika sosial.
Acara ini diikuti oleh 33 peserta delegasi dari berbagai Ranting Ansor di seluruh wilayah Kecamatan Srumbung. Selama tiga hari, para peserta digembleng dengan berbagai materi mulai dari ke-Ansor-an, ke-Banser-an, ke-NU-an, hingga wawasan kebangsaan dan kepemimpinan.
Dalam sambutan pembukaan, perwakilan jajaran Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Kecamatan Srumbung, K. Musta’in, memberikan pesan mendalam bagi para calon kader penggerak.
“Kegiatan PKD ini adalah salah satu bentuk pengkaderan inti yang nantinya akan melahirkan kader-kader penggerak, baik di tingkat Ansor maupun NU. Di era modern yang pergerakannya semakin cepat ini, kader tidak boleh gagap. Kita harus mampu mengikuti perkembangan zaman tanpa kehilangan jati diri sebagai warga Nahdliyin,” tegas K. Musta’in.
Penyelenggaraan PKD ke-9 ini diharapkan menjadi kawah candradimuka yang mampu mengubah pola pikir peserta menjadi lebih disiplin dan berdedikasi tinggi. PAC GP Ansor Srumbung menekankan bahwa militansi kader harus dibarengi dengan pemahaman yang matang mengenai ajaran Ahlussunah Wal Jamaah (Aswaja) sebagai filter dalam menyaring arus informasi di era digital.
Melalui pelatihan ini, diharapkan 33 peserta yang lulus nantinya dapat:
Menjadi penggerak aktif di tingkat Ranting (desa) masing-masing,Memiliki militansi tinggi dalam menjaga ulama dan keutuhan NKRI, Mampu memanfaatkan platform modern untuk dakwah Aswaja dan kemajuan organisasi.
Dengan semangat khidmat yang tinggi, PKD ke-9 ini diharapkan mampu melahirkan pemimpin-pemimpin muda yang siap membawa GP Ansor Kecamatan Srumbung menjadi organisasi yang lebih mandiri, berdaya saing, dan tetap teguh pada tradisi kepesantrenan.







(Umar Tadho / SDM)

