GRABAG – Sebagai bentuk kepedulian, PC IPNU IPPNU Kabupaten Magelang melalui DKC CBP KPP Kab. Magelang dan PAC IPNU IPPNU Grabag gelar pentasarufan hasil penggalangan dana serta bantuan pakaian layak pakai bagi korban kebakaran salahsatu anggota IPPNU Grabag, Ningsih.
Penyaluran bantuan dilakukan pada Jumat siang (28/03/2025) di Dusun Gugunung, Desa Klegen, Kecamatan Grabag. Kebakaran yang terjadi pada 20 Maret 2025 disebabkan oleh korsleting listrik saat pengisian daya senter. Insiden ini menghanguskan seluruh rumah korban tanpa menyisakan barang apapun. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.
Penggalangan dana berlangsung pada 24-28 Maret 2025 dengan melibatkan anggota IPNU IPPNU se-Kabupaten Magelang. Dana yang terkumpul mencapai Rp3.275.000, ditambah dengan donasi pakaian layak pakai dari para anggota IPNU IPPNU se-Kabupaten Magelang.
Penyerahan bantuan dilakukan langsung oleh DKC CBP KPP Kabupaten Magelang dan PAC IPNU IPPNU Grabag, serta didampingi oleh Ketua PC IPNU Kabupaten Magelang, Haris Yulianta.
Melalui SuaraNU.ID, Haris Yulianta menyampaikan terimakasih atas bantuannya kepada seluruh kader IPNU IPPNU se-kabupaten Magelang.
“kami mewakili PC IPNU dan IPPNU menyampaikan terimakasih kepada seluruh rekan rekanita serta berbagai pihak yang telah membantu donasi untuk Rekanita Ningsih. Semoga kebaikan amal panjenengan semua dibalas oleh Allah SWT.” Pungkas Haris.
Komandan DKC CBP Kabupaten Magelang, Abdul Khayyi menyampaikan kepedulian mendapam atas terjadinya insiden tersebut.
“Kegiatan ini adalah bentuk nyata kepedulian kami terhadap sesama. Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban korban dan memberikan semangat baru untuk bangkit kembali.” Ujar Abdul Khayyi.
Ketua PAC IPPNU kec. Grabag, Furoida Milchatuna turut mengapresiasi dan menyampaikan terimakasih kepada seluruh pihak yang telah membantu.
“Kami sangat mengapresiasi antusiasme para anggota dalam penggalangan dana ini. Solidaritas yang ditunjukkan oleh IPNU dan IPPNU se-Kabupaten Magelang membuktikan bahwa kebersamaan bisa menjadi kekuatan dalam menghadapi musibah.” Pungkas Furoida.
Selain bantuan materi dan pakaian, kehadiran DKC, IPNU, dan IPPNU menjadi bentuk dukungan moral bagi korban. Kegiatan ini diharapkan dapat menginspirasi masyarakat untuk terus menumbuhkan rasa kepedulian serta semangat gotong royong dalam membantu sesama.
Pewarta: Sindi Rachmatul ‘Ulya / Editor : RZQ